namaku WIRASWESTI.
hahaaaa simple sekali kan?
cukup mengganti huruf vokal pada kata wiraswAstA menjadi wiraswEstI.
apa memang ada hubungannya?
sejujurnya, IYA (menurut cerita ayah)
:)
waktu itu, peraturan pemerintah (gak tahu tahun berapa, dan isi tepatnya gimana :-p) menyatakan bahwa anak yang ditanggung negara hanya sampai anak ketiga. (yang masuk daftar gaji gituuuuu.... :-p).
naaaah, sialnya aku anak ke empat!
jadilah si ayah dapat inspirasi bikin nama dari kata wiraswasta...diplesetkan jadi WIRASWESTI.
harapannya, agar aku bisa berdiri di kaki sendiri, tidak bergantung pada orang lain. MANDIRI lah intinya...
mengenai nama panggilan WIRA (kenapa tidak WESTI, IRA, ESTI...kan lebih manis ya untuk anak perempuan???? hihihihii) mungkin saja karena harapan punya anak laki-laki tetap tidak kesampaian. :-D
tapi bukan itu yang jadi masalah buatku..
dari zaman SD sampai sekarang, guru-guru dan dosen-dosen agak kesulitan melafalkan namaku..
padahal gak susah kan ya???
menuliskannya pun sepertinya juga sulit buat mereka.... :-D
namaku di raport SD sampai SMA ternodai oleh correctionpen, tapi tetap saja penulisan namaku salah...
:-D
ini berbagai versinya....tebak kurangnya dimana....
WIRASWETI..... (kadang aku bercanda, kenapa tidak wiraSWEETY sekalian??? hahahaaaaaaa)
WIRAWESTI.....
WIRAS WESTI.....
hahahaaaa
tidak mengapa....
kesalahan penulisan dan pelafalan nama ini, buatku menjadi suatu kesan....^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar