Rabu, 21 November 2012

Objek Penderita

pernah belajar bahasa Indonesia, donk??
kalimat pasif???
tau, kan??
kalo pada kalimat berpola S-P-O (Subjek-Prediket-Objek), prediketnya berawalan DI.
dan subjeknya yang dikenai pekerjaan. gitu lah kira-kira....
misalnya......
hmmmmmmm...
"Kamu dipukul satpam"
berarti si 'kamu' kena pukul sama si satpam....

kalau diperhatikan, subjek dikalimat pasif tuh jadi "objek penderita"...
ya,kan? bener,kan?? bener, doooonk????
iya lah...tadi kan penjelasannya, SUBJEK DIKENAI PEKERJAAN...
bingung????
balik ke SD lagi sanaaaaaa....
hahahhahaaaaa

tinggalin dulu, daaahhh tentang 'objek penderita'..

dulu...
aku pernah MEngecewakan seorang teman.
rasanya sedih, menyesal pasti........
walaupun udah minta maaf dan dimaafkan, lah kok rasa bersalah itu tetap ada...
gangguuuuuuuuu banget rasanya....
gak nyaman, jadi resah gelisah, gundah gulana.....
sampai akhirnya aku berpikir dan buat pernyataan yang menurut aku benar saat itu...
bahwa menjadi pihak yang DIkecewakan lebih 'enak' daripada jadi pihak yang MEngecewakan...
galau pangkat seribu....akhirnya ngadu sama pak Mario Teguh (kenal, kan???)
"pak, kalo saya bilang menjadi pihak yang DIkecewakan lebih 'enak' daripada jadi pihak yang MEngecewakan, bapak setuju gak??? soalnya saya masih merasa bersalah, walopun sudah minta maaf..."

eehhh, di balas sama pak mario.....
balasan komplitnya aku lupa, udah lama ni kejadiannya....
intinya pak Mario bilang : saat melakukan kesalahan terhadap orang lain, selain minta maaf sama yang orangnya, kita juga HARUS BISA MEMAAFKAN DIRI SENDIRI.....
agar damaaaaaaaaaaaaaaaaiiii senantiasaaaaaaaa hatimuuuuuuuuu.....hehehheheeeee

naaaaaa....hubungannya sama objek penderita????
adaaaaaaaa.....
apa????
pikir sendiri,laaaaaaaaaaahhhhh.......
:D



Selasa, 11 September 2012

aaaaa....aku ini kenapa???

setiap manusia pasti punya sisi baik dan sisi buruk, ya kan??
tinggal manusianya,...yang menonjol itu sisi yang mana...
bisa jahatnya, atau baiknya...
mungkin bisa seimbang...

aaaaaa....
sekarang ini..
aku lagi jahat kayaknya....
:(
aaaaaa....aku ini kenapa????

Jumat, 20 April 2012

Natural

Tau lagu ini gak??
Ku suka kamu apa adanya
Senatural mungkin aku lebih suka
Ku suka kamu begini saja
......


Iyoooop...ini lagu kepunyaan d’Masiv, judulnya Natural.
Belakangan aku suka sekali sama lagu ini. Pas aja gitu di aku...hhehehee

He’eh.
Aku suka segala sesuatu yang natural.
Alami.
Minimalis.
Simple.
Gak ribet.
Gak heboh.

Termasuk urusan dandan. BEDAK ONLY!!
Yes, that’s enough.
No eyeliner. No eye shadow. No blash on. And more...
Entah apa lagi nama dan kegunaaanya. Aku gak terlalu familiar dengan peralatan make up.
:-D
Parah, ya??
Hahaaaa...

Meskipun  iri melihat teman-teman perempuan yang terampil berdandan, sedikit pun aku tak ingin seperti mereka. Aku mikirnya kok sayang gituuu... Kalau udah dari sononya cantik ngapain dipoles-poles lagi????? Kalau masih untuk urusan kampus, rasanya terlalu heboh mesti berdandan komplit.
Yaaahh..mungkin menurut mereka itu belum ada apa-apanya, yah?? Pas acara kondangan sepertinya mereka lebih waw lagi... hahaaaa.

Belum lagi soal sepatu. Aku paling anti pakai hak tinggi. Berapa pun tinggi haknya!!  Bikin ribet!!! Ampuuuuunn,dehhhh... Lihat orang makek aja aku capek... Untuk urusan kampus, sepatu lepes ala balerina lebih nyaman dipakai. Sweet, simple. Bisa jalan sana-sini tanpa takut capek, lecet, tumit sakit, dan paling parah naik betis.... hahaaaaa...
Mau lompat-lompat, mau lari-lari gak masalah. (yang nulis emang dasar pecicilan ini maaaahhh :p)
 Lagi pula aku tidak pernah bermasalah alias gak PD dengan tinggi badan. Mau dibilang pendek, kecil pun, ihhhhh...bodo amat! Kan lucu, imut-imut.... hihiiiiihiiiiii...

Yaaa...sepatu hak tinggi emang bikin cewek tampak lebih feminin, kakinya jadi lebih jenjang, yang pendek bisa lebih tinggi, kalo jalan pun keliatan gimanaaaaaaa gitu...
Tapi, yaaaahhh...aku tetap tidak tergoda untuk mencoba bercentil ria pakai hak tinggi kemana-mana.

Hidup itu yang penting nyaman, ya kan?
Kalau nyaman, PD lah pastinya....
Kalau udah PD, orang mau bilang apa juga ya gak peduli...
Yang penting kita bisa menyesuaikan penampilan menurut waktu dan kondisi yang tepat, rapi, bersih dan gak bau. Betul, tidak???

Hmmm...ini masalah selera juga sebenarnya...
And....it’s me! I love to be me!!!!
Yang gak suka dan gak bisa dandan.
Yang ogah pakai sepatu hak tinggi.
Lagian begini udah manis kok....
:p
:)
HAHAHAHAHAHAAAAAAAAAA

Selasa, 10 April 2012

guehhhh,tanpa loe, FINE!!!

aku pernah salit hati.
sakit sekali,  sampai-sampai untuk bertemu dengan orang yang menyakiti itu MALASnya gak ketulungan.
dalam hati pengennya GAK USAH KENAL LAGI, LUPAKAN, PUTUSKAN semua hal yang ada hubungannya dengan dia.
pengennya BALAS DENDAM!!!
tapi, SAMPAI KAPAN mau begitu???

pikir-pikircapek sendiri. masalah gak kelar-kelar, jadi pikiran pula. mood tiap hari pun rusak, kalo ketemu orangnya bawaannya pengen nyakar....
kalo memang pake acara nangis-nangisan, pastilah buang air mata lebih banyak karena setiap teringat pasti meleleh. sementara depot air mata sampe sekarang gak ada, kalo habis ntar gimana???? :p

aku paling tidak betah punya musuh.
dan malas berurusan lama-lama dalam suasana permusuhan.
damai itu indah, sodara-sodara!
maafkan saja , biar alam yang memberikan peringatan buat mereka.
bukan berarti kita menerima saja perlakuan buruk orang lain, tapi jika kita membalas atau berusaha menjatuhkan mereka balik, apa bedanya kita dengan mereka????
just be wise, friend.
kita cukup tampil anggun dihadapannya
tersenyum padanya
itu membuktikan kita baik-baik saja
tidak hancur karena perbuatannya.
yakinlah, itu adalah balas dendam yang lebih terhormat daripada balik menyakiti.
dan luka akan sembuh seiring berjalannya waktu.

maaf akan mempermudah segalanya walaupun kamu punya kekuatan untuk menghukumnya.
katakan:
I'M OKE WITHOUT YOU!!!

GUEHHHH, TANPA LOE, FINE!!!!

smile to others, forgive them when you have the power to punish them

Senin, 09 April 2012

kangen!

we have the same HOPE.
do everything to make it true. JUST DO IT!
do it with a HEART wide open.
and we will be THE WINNER.

###How i miss your smile,guys!!!!! :*

pplt unimed sma6 binjai 2011

 

Selasa, 13 Maret 2012

my name is WIRASWESTI

namaku WIRASWESTI.
hahaaaa simple sekali kan?
cukup mengganti huruf vokal pada kata wiraswAstA menjadi wiraswEstI.
apa memang ada hubungannya?
sejujurnya, IYA (menurut cerita ayah)
:)

waktu itu, peraturan pemerintah (gak tahu tahun berapa, dan isi tepatnya gimana :-p) menyatakan bahwa anak yang ditanggung negara hanya sampai anak ketiga. (yang masuk daftar gaji gituuuuu.... :-p).
naaaah, sialnya aku anak ke empat!
jadilah si ayah dapat inspirasi bikin nama dari kata wiraswasta...diplesetkan jadi WIRASWESTI.
harapannya, agar aku bisa berdiri di kaki sendiri, tidak bergantung pada orang lain. MANDIRI  lah intinya...
mengenai nama panggilan WIRA (kenapa tidak WESTI, IRA, ESTI...kan lebih manis ya untuk anak perempuan???? hihihihii) mungkin saja karena harapan punya anak laki-laki tetap tidak kesampaian. :-D

tapi bukan itu yang jadi masalah buatku..
dari zaman SD sampai sekarang, guru-guru dan dosen-dosen agak kesulitan melafalkan namaku..
padahal gak susah kan ya???
menuliskannya pun sepertinya juga sulit buat mereka.... :-D
namaku di raport SD sampai SMA ternodai oleh correctionpen, tapi tetap saja penulisan namaku salah...
 :-D

ini berbagai versinya....tebak kurangnya dimana....
WIRASWETI..... (kadang aku bercanda, kenapa tidak wiraSWEETY sekalian??? hahahaaaaaaa)
WIRAWESTI.....
WIRAS WESTI.....

hahahaaaa
tidak mengapa....
kesalahan penulisan dan pelafalan nama ini, buatku menjadi suatu kesan....^^


Rabu, 07 Maret 2012

tentang kita, teman...

seru!
lucu!
menentramkan hati
merasa terlindungi
sangat diperhatikan
tidak membosankan
dan
menyenangkan
semua ini aku rasakan
DENGAN KAMU!

awalnya aku berpikir
segalanya akan sama bila kita disatukan dalam satu kata bernama komitmen
hingga akhirnya aku berani berkata IYA
meski masih sangat bimbang luar biasa

nyatanya?
semua berbalik 180 derajat
berbeda sekali
aku seolah baru mengenalmu kemarin
canggung
nyamanku menguap entah kemana
terasa aneh

ini kesalahanku

sekarang
kamu tersakiti
aku lebih sakit lagi karena aku penyebabnya
kamu kecewa
aku lebih kecewa
terhadap diriku

MAAFKAN AKU...

aku ingin semuanya kembali normal
kita menjadi "KITA YANG KEMARIN"
yang bebas tertawa dan bercerita
APA SAJA

ketahuilah,
aku senang mengenalmu
beruntung pernah menjadi orang terdekatmu
:)

untuk teman terbaikku,
maaf...
dan terima kasih :)

Senin, 27 Februari 2012

salah siapa?

kacau semua!
huft...

ditekan sana sini
akibatnya gak konsentrasi
mumet
pusing
pening
segala-galanya ruwet

tapi mau bilang apa?
bisa apa?
 ngadu sama siapa?
yang peduli siapa?

hadooooohhhh
banyak banyak urut dada aja...
sabaaaaaaar...sabar....
mungkin lagi kurang beruntung aja
lagi sial?
hahahaa, ya Allah...cobaan banget!
sesuatu, yah...
hihihiiiii....

masih bisa ketawa?
harus lah...
hidup harus tetap jalan
meski jalannya banyak belok beloknya
bikin pusing
mual
muntah

suatu peristiwa gak terjadi begitu aja, kan?
pasti ada hikmahnya
ada pelajarannya

jadi, semua salah siapa?
salah sendiri lah...
jangan mengaku dewasa kalau masih nyalahin orang, ya gak???
:)

Senin, 20 Februari 2012

tinggal separuh

aku tak tau apa yang ada dalam pikiranmu
tentang aku
yang pasti caramu memandangku buatku merasa
bahwa semua gerak gerik ku ada dalam pengawasanmu
aku tidak merasa berbuat yang tidak-tidak
tidak juga sedang berusaha menyembunyikan sesuatu
tapi tatapanmu itu
seolah mencurigaiku, menyelidikiku
hingga akhirnya
saat kecurigaanmu tak menemukan titik terang (karena aku memang tidak melakukan apa-apa yang salah)
kau mencari-cari celah kecil
agar bisa menyalahkan aku dan melampiaskan emosimu
dan keluarlah semua kata-kata makianmu yang tak terkontrol itu
seolah kau tak pernah bahagia dengan keberadaanku (atau mungkin memang tak pernah?)
aku diam
tak bisa apa-apa
tak bisa membantah
bukan karena aku salah

aku maklum, aku mengalah
bukan karena aku kalah
semua karena aku tak ingin
makian itu semakin menjadi
dan aku menderita sakit hati yang lebih parah lagi

dulu untukmu kuberikan hati utuh
namun
maaf, sekarang tinggal separuh